Batam, ProLKN.id – Dalam upaya serius untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan pergaulan bebas, Aksa Halatu, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkaran Amanah Rakyat (LIAR) dan aktif sebagai kader Partai Demokrat, menggelar kegiatan edukasi di SMP Negeri 65 Batam pada Selasa, (19/08/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para siswa mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba dan bahaya pergaulan bebas, serta mendorong mereka untuk membuat keputusan yang tepat demi kesehatan dan masa depan mereka.

Penyampaian edukasi ini secara spesifik dirancang untuk mencapai beberapa target penting diantaranya yaitu:
- Meningkatkan kesadaran siswa tentang betapa berbahayanya narkoba dan fenomena pergaulan bebas yang semakin marak.
- Memberikan pemahaman mendalam mengenai efek negatif yang ditimbulkan oleh narkoba dan pergaulan bebas terhadap kesehatan fisik, mental, serta kualitas kehidupan secara keseluruhan.
- Menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
- Membekali siswa dengan kemampuan untuk membuat pilihan yang bijak terkait kesehatan dan keselamatan diri mereka.
“Harapan saya dengan adanya penyampaian langsung edukasi ini adalah agar para siswa menjadi lebih sadar akan bahaya narkoba dan pergaulan bebas, serta mampu membuat keputusan yang tepat untuk diri mereka sendiri,” ujar Aksa Halatu Senin (19/08/2025).
Aksa juga menambahkan, Selain itu, dengan bekal pengetahuan ini, siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan, membantu teman-teman mereka yang mungkin saja sudah terpengaruh oleh narkoba dan pergaulan bebas.
“Edukasi ini juga akan memberikan kepercayaan diri lebih kepada orang tua dan masyarakat dalam menghadapi permasalahan narkoba di kalangan remaja,” papar Aksa.
Untuk memastikan materi tersampaikan dengan efektif dan mudah dipahami oleh para siswa, Aksa Halatu memaparkan bahwa metode penyampaian yang digunakan akan bersifat interaktif dan menarik. Pendekatan ini meliputi penyampaian contoh kasus nyata yang terjadi di sekitar mereka, serta data statistik yang akurat mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas.

Memberikan ruang bagi siswa untuk bertanya dan berdiskusi juga menjadi kunci utama, sehingga mereka merasa dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran. Lebih lanjut, para siswa diajak untuk secara sadar membuat komitmen pribadi untuk menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
“Dengan begitu, tentu harapan saya siswa akan lebih cepat mengerti dan menyerap informasi yang diberikan,” tegas Aksa.
Aksa Halatu juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi yang dilakukannya di SMP Negeri 65 Batam ini telah mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah daerah.
“Kegiatan edukasi ini dari kami juga diketahui oleh Bapak Walikota Batam dan juga Bapak Kapolda Kepri,” pungkas Aksa.
Dengan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari jerat narkoba serta pengaruh negatif lainnya.
Kehadiran Aksa Halatu di SMP Negeri 65 Batam menjadi salah satu bukti nyata komitmen tersebut, yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan ketahanan diri pada para siswa dalam menghadapi tantangan zaman.
(Ardie)