Batam, ProLKN.id – Dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi Tahun 2025 pada Senin (14/07/2025).
Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Sri Satyatama, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri, Dandenpom I/6 Batam Mayor Cpm Stevanus Purba.
Sekretaris Dinas sekaligus Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Syafrul Bahri, S.E., Kasi Ops Satpol PP Kota Batam Alex Wahyudi mewakili Kasatpol PP, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau Bpk. Gentur Anggoro Waseso, Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Bpk. Fauzan, serta para tamu undangan lainnya. Seluruh peserta apel terdiri dari personel berbagai instansi terkait.

Dalam amanatnya, Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Sri Satyatama menekankan bahwa Operasi Patuh Seligi 2025 mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 14 Juli hingga 27 Juli 2025.
“Peningkatan jumlah kendaraan dan populasi masyarakat menuntut penanganan lalu lintas yang lebih terintegrasi,” ujar Kombes. Pol. Sri Satyatama Senin (14/07/2025).
Ia merujuk pada data pelaksanaan Operasi Patuh Seligi tahun sebelumnya, di mana terjadi peningkatan jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 5.094 perkara atau naik 21%, serta peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas menjadi 47 kasus.
Meskipun demikian, ia mencatat adanya penurunan signifikan pada jumlah korban meninggal dunia yang hanya mencapai satu orang, sementara korban luka berat meningkat menjadi 18 orang dan luka ringan menurun menjadi 43 orang, dengan kerugian materiil sebesar Rp 63.150.000,-.
Operasi Patuh Seligi 2025 akan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif. Kegiatan preemtif meliputi penyuluhan dan sosialisasi tertib berlalu lintas melalui berbagai kanal, seperti media cetak, elektronik, media sosial, dan tatap muka.
Sementara itu, kegiatan preventif akan mencakup pengaturan lalu lintas secara mobile di titik-titik rawan kecelakaan dan kepadatan lalu lintas pada jam sibuk.
Selain itu, penegakan hukum akan menjadi fokus utama dalam operasi ini, terutama terhadap pelanggaran lalu lintas yang menjadi atensi publik. Beberapa pelanggaran yang menjadi prioritas antara lain kendaraan tanpa plat nomor, penggunaan plat palsu, plat kedutaan, dan pelanggaran viral lainnya.
Penegakan hukum akan dilakukan melalui sistem tilang elektronik (ETLE), baik secara mobile maupun statis, serta teguran langsung bagi pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Dirlantas Polda Kepri Kombes. Pol. Andhika Bayu Adhittama, dalam kesempatan terpisah bersama awak media, menegaskan bahwa selama 14 hari ke depan, Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri bersama jajaran Polres di wilayahnya akan melaksanakan Operasi Patuh Seligi 2025.

Operasi ini memiliki empat tujuan utama: menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas, menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas, menurunkan fatalitas korban kecelakaan, dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Berdasarkan rencana operasi, kegiatan preemtif dan preventif masing-masing akan menempati porsi 25%, sedangkan kegiatan represif sebesar 50%,” jelas Kombes. Pol. Andhika Bayu Adhittama.
Ia menambahkan bahwa untuk kegiatan represif, penegakan hukum akan dilakukan melalui teguran maupun tilang di tempat terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Sasaran pelanggaran yang menjadi fokus utama dalam Operasi Patuh Seligi 2025 meliputi:
- Pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara.
- Pengendara di bawah umur.
- Sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
- Pengendara yang tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI) dan pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
- Pengemudi yang mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Operasi serupa juga dilaksanakan di berbagai wilayah lain di Indonesia, seperti Operasi Patuh Turangga 2025 oleh Polda NTT yang mendorong budaya tertib lalu lintas menuju Indonesia Emas, Operasi Patuh Lodaya 2025 oleh Polres Garut, Operasi Patuh Toba 2025 oleh Polres Langkat Polda Sumut, Operasi Patuh Menumbing, dan Operasi Patuh Seulawah 2025 oleh Polres Aceh Jaya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen kepolisian di seluruh Indonesia untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib.
Dengan dimulainya Operasi Patuh Seligi 2025, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas akan meningkat, sehingga tercipta kondisi Kamseltibcarlantas yang optimal di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
(Ardie/Sachrodin)