Batam, ProLKN.id – Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Batu Aji, di bawah naungan Unit Bisnis Distribusi Pelayanan (UBDISYAN) PLN Batam, tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam memanfaatkan energi listrik, pada Selasa (26/08/2025).
Giat penyuluhan yang menyasar warga Kavling Lama Batu Aji, Batam Kepulauan Riau, menjadi bukti nyata komitmen PLN Batam dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar instalasi kelistrikan.
Acara yang dihadiri langsung oleh Manajer Unit UP3 Batu Aji, Dinar Warih Kuncoro, beserta jajaran Asisten Manajer dan staf pelayanan, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat umum tentang potensi bahaya yang mungkin timbul akibat aktivitas yang tidak sesuai standar di dekat jaringan listrik.

Dinar Warih Kuncoro menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian integral dari upaya PT PLN Batam sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar aset kelistrikan.
“Kami dari PLN berupaya keras menjaga agar seluruh aset dan instalasi kelistrikan kami tetap sesuai standar, demi mendukung keandalan pasokan listrik dan yang terpenting, agar tidak membahayakan masyarakat serta lingkungan sekitar,” ujar Dinar Selasa (26/08/2025) dihadapan warga kavling lama batu aji batam.
Ia menambahkan, PLN sangat mengharapkan adanya kolaborasi aktif dari masyarakat.
“Kami juga berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan kami dengan cara melaporkan setiap potensi bahaya yang mereka temukan di lingkungan sekitar. Ini penting agar kami bisa segera menindaklanjuti dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Dinar.
Dalam paparannya, Dinar merinci berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan bahaya jika dilakukan terlalu dekat dengan jaringan listrik. Beberapa contoh yang paling sering ditemui dan harus dihindari adalah
- Menanam pohon yang akarnya dapat merusak infrastruktur bawah tanah atau rantingnya menyentuh kabel.
- Membangun rumah atau struktur bangunan yang terlalu dekat dengan jaringan listrik,
- Bermain layang-layang di area yang dekat dengan kabel listrik yang dapat tersangkut dan menyebabkan korsleting,
- Serta penggunaan stop kontak secara bertumpuk yang berisiko menimbulkan beban berlebih dan panas.
Secara umum, Dinar menekankan pentingnya menjaga jarak aman minimal tiga meter dari setiap jaringan listrik. Selain fokus pada aspek keselamatan, PLN Batam juga memberikan edukasi mengenai pentingnya melakukan penghematan energi listrik.

Masyarakat diedukasi tentang bagaimana budaya dan kebiasaan sehari-hari dapat sangat memengaruhi besaran tagihan listrik. Kebiasaan yang tidak cermat dalam menggunakan peralatan elektronik, seperti penggunaan AC yang tidak bijak, membiarkan lampu menyala tanpa perlu, mencabut charger dari stop kontak setelah digunakan, atau menggunakan peralatan elektronik yang hemat energi, dapat membantu menekan lonjakan tagihan listrik.
Asisten Manager UP3 Batu Aji, Jumarso, turut menambahkan bahwa PLN secara intensif terus melakukan edukasi agar masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan listrik dan merasakan manfaatnya, tetapi juga terhindar dari segala bentuk bahaya yang menyertainya.
“Kami berharap masyarakat dapat proaktif memberikan informasi kepada kami jika mereka melihat adanya potensi bahaya listrik. Dengan begitu, kami bisa segera mengambil tindakan perbaikan. Ada beberapa tindakan yang sangat berbahaya dan seharusnya tidak pernah dilakukan, seperti mencoba memindahkan kabel listrik sendiri atau menyuruh orang lain memindahkannya tanpa sepengetahuan dan pengawasan kami,” terang Jumarso.
Manajer Unit UP3 Batu Aji, Dinar Warih Kuncoro, kembali mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
“Apabila ada keraguan sekecil apa pun terkait sesuatu yang berpotensi membahayakan di sekitar instalasi kelistrikan, jangan ragu untuk segera memberitahukan pihak PLN agar kami dapat segera menindaklanjutinya,” tegas Dinar.
Inisiatif seperti yang dilakukan oleh UP3 Batu Aji ini mencerminkan filosofi PLN untuk menciptakan “bright people bright future”, di mana masyarakat yang teredukasi dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam menggunakan listrik akan berkontribusi pada masa depan yang lebih cerah.
Untuk kemudahan pelaporan potensi bahaya atau gangguan lainnya, PLN Batam telah menyediakan berbagai kanal pengaduan yang dapat diakses oleh masyarakat. Pelanggan dapat menghubungi Call Center PLN Batam di nomor (0778) 5702 123.
Selain itu, PLN Batam juga aktif di berbagai platform media sosial, termasuk Facebook dan Instagram, di mana masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau melaporkan temuan mereka.
“Kami sangat menghargai peran aktif masyarakat dalam upaya menjaga keselamatan di sekitar instalasi kelistrikan. Dengan terus meningkatkan kesadaran bersama, kita semua dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk semua. Mari kita terus bekerja sama dalam menjaga keselamatan dan keandalan listrik demi kesejahteraan bersama,” pungkas Dinar, menutup sesi penyuluhan tersebut.
(Tim)