Batam, ProLKN.id – Ikatan Pemuda Karya (IPK) merayakan hari ulang tahunnya yang ke-56 dengan penuh makna melalui kegiatan bakti sosial pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Tua Tanjung Gundap, Kota Batam.
Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Ketua IPK DPD Tingkat 1 Kepri, Budi Bakti Purba, sebagai wujud kepedulian sosial dan ungkapan syukur atas perjalanan panjang organisasi.
“Di hari ulang tahun IPK yang ke-56 ini, saya berharap organisasi kita semakin solid, terus berkontribusi positif untuk masyarakat, dan pemuda IPK semakin aktif berkarya,” ujar Budi Bakti Purba dalam sambutannya. Kamis (28/08/2025).
Ia menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan solidaritas di antara anggota IPK demi mewujudkan masa depan yang lebih baik. Budi juga menyampaikan rasa syukur atas perjalanan IPK yang telah dilalui, serta harapan agar organisasi terus berkembang menjadi wadah pemuda yang solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan saya agar organisasi terus maju, pemuda tetap kompak, dan makin banyak karya positif untuk masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan pembagian sembako ini merupakan salah satu dari berbagai rangkaian perayaan HUT IPK yang ke-56. IPK, yang didirikan pada 28 Agustus 1969 di Medan, telah menorehkan sejarah panjang dalam perjalanannya. Tahun ini, perayaan HUT IPK mengusung semangat “IPK Jaya, Setia, Luar Biasa”.
Acara yang berlangsung di Kampung Tua Tanjung Gundap ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting IPK, antara lain Sekretaris Edy Putra Arifin Rajagukguk, Ketua Satgas Marto Marbun, Ketua Sapma Lita Ginting, dan Ketua Srikandi. Kehadiran para pengurus ini menunjukkan kekompakan dan sinergi dalam membesarkan organisasi.
Perlu diketahui, IPK bukanlah organisasi yang baru. Sejarahnya bahkan tercatat dalam berbagai arsip dan pemberitaan. Salah satu momen penting yang pernah terjadi adalah surat dari DPD Ikatan Pemuda Karya Tingkat I Sumut kepada Menteri Dalam Negeri pada 10 Februari 1992, yang menanggapi organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang menamakan dirinya DPP Ikatan Pemuda Karya. Hal ini menunjukkan bahwa IPK telah memiliki sejarah dan perjalanan yang cukup panjang, bahkan pernah menghadapi isu terkait penamaan organisasi.
Perjalanan IPK selama 56 tahun ini tidak lepas dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Berbagai perayaan ulang tahun IPK sebelumnya juga kerap diisi dengan kegiatan serupa, seperti perayaan ulang tahun ke-53 yang juga diselenggarakan dengan meriah, menunjukkan konsistensi IPK dalam mengadakan perayaan tahunan. Selain itu, IPK juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti yang terlihat dari beberapa pemberitaan mengenai kegiatan IPK di berbagai daerah, termasuk di Batam.

Kampung Tua Tanjung Gundap sendiri merupakan salah satu area di Batam yang memiliki nilai sejarah dan budaya. Wilayah ini menjadi saksi perkembangan kota Batam, dan keberadaan masyarakatnya yang beragam menjadi perhatian bagi organisasi kemasyarakatan seperti IPK. Kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat IPK untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif.
Perayaan ulang tahun organisasi, seperti yang dilakukan IPK, seringkali menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan strategi untuk masa depan. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan selalu menjadi nilai penting dalam setiap perayaan IPK.
Di sisi lain, berbagai kegiatan bakti sosial yang melibatkan pembagian sembako juga kerap dilakukan oleh berbagai organisasi lain, termasuk dalam rangka memperingati hari besar keagamaan atau ulang tahun organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan berbagi kepada sesama merupakan nilai universal yang dijunjung tinggi oleh berbagai elemen masyarakat.
Peran pemuda dalam pembangunan bangsa juga menjadi sorotan dalam setiap kegiatan IPK. Organisasi kepemudaan seperti IPK memiliki tanggung jawab untuk membina anggotanya agar menjadi individu yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki semangat juang untuk berkarya. Melalui berbagai kegiatan, IPK berupaya mewujudkan tujuan tersebut.
Perjalanan 56 tahun IPK merupakan bukti ketahanan dan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan. Dengan terus aktif berkarya dan memberikan kontribusi positif, IPK diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Semangat “IPK Jaya, Setia, Luar Biasa” yang digaungkan pada HUT ke-56 ini menjadi pengingat akan nilai-nilai yang harus terus dijaga dan dipegang teguh oleh seluruh anggota IPK.
(Ardie)