Batam, ProLKN.id – Perhelatan akbar Miss Grand Indonesia 2025 semakin memanas dengan hadirnya para finalis terbaik dari seluruh penjuru negeri. Salah satu nama yang patut diperhitungkan adalah Dewi Aulia Rosano, perwakilan dari Provinsi Kepulauan Riau. Dewi, sapaan akrabnya, akan berjuang meraih mahkota impiannya pada malam puncak yang dijadwalkan pada Minggu, (31/08/2025) di Sahid Hotel Jakarta.
Perjalanan Dewi menuju panggung nasional ini bukanlah tanpa persiapan matang. Sejak tanggal 24 Agustus, para finalis telah menjalani serangkaian kegiatan intensif, termasuk orientasi, sesi foto yang memukau pada 25 Agustus, kompetisi model pada 27 Agustus, hingga sesi “Close the Door” pada 28 Agustus 2025.
Semua agenda ini dirancang untuk memoles mental, fisik, dan kreativitas para finalis agar tampil maksimal di malam puncak.

Dewi Aulia Rosano, yang merupakan putri dari Ketua Umum Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan (PKSS), Akhmad Rosano, tak lupa memohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dan keluarga besar PKSS di manapun mereka berada.
“Saya Ahmad Rosano menyusun 10 jari, saya mohon dukungan doa dari masyarakat Kepri, dan terkhusus keluarga besar PKSS dimanapun berada,” ungkapnya dengan penuh harap saat dikonfirmasi Tim ProLKN.id Kamis (28/08/2025).
Akhmad Rosano, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian putrinya. Ia berharap keikutsertaan Dewi dapat kembali mengangkat nama Kepulauan Riau di kancah nasional, bahkan internasional.
“Sama-sama kita doakan semoga bisa meraih hasil maksimal, dan bisa kembali mewakili Indonesia pada 18 Oktober mendatang di Bangkok, Thailand,” ujarnya.
Harapan ini bukan tanpa alasan. Pada tahun 2023, Dewi Aulia Rosano telah membuktikan kapasitasnya dengan mewakili Indonesia di ajang internasional dan berhasil masuk dalam Top 10, menempati urutan kedelapan dari 72 negara peserta. Prestasi ini menjadi modal berharga baginya untuk kembali bersaing di Miss Grand Indonesia 2025.
Akhmad Rosano juga menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada putra-putri Kepulauan Riau yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan ini dianggap penting untuk memotivasi generasi muda Kepri agar terus berkarya dan mengharumkan nama daerah.
Menilik Lebih Jauh Latar Belakang Dewi Aulia Rosano
Keterlibatan Dewi Aulia Rosano dalam kontes kecantikan ini menambah deretan nama perempuan muda Indonesia yang siap berkiprah di panggung pageant.
Miss Grand Indonesia sendiri merupakan salah satu kontes kecantikan terbesar di Indonesia yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dunia. Ajang ini tidak hanya menilai kecantikan fisik, tetapi juga kecerdasan, kepribadian, dan kontribusi sosial para pesertanya.
Miss Grand Indonesia merupakan bagian dari Miss Grand International, sebuah kontes kecantikan internasional yang didirikan pada tahun 2013.
Indonesia telah beberapa kali menunjukkan prestasinya di ajang ini, dengan perwakilan seperti Ariska Putri Pertiwi yang berhasil meraih mahkota Miss Grand International pada tahun 2016, dan beberapa finalis lain yang berhasil masuk dalam jajaran Top 10.

Keikutsertaan Dewi Aulia Rosano di Miss Grand Indonesia 2025 ini menjadi bukti semangat dan dedikasi para generasi muda Kepulauan Riau. Ia tidak hanya membawa harapan daerahnya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak perempuan muda lainnya untuk mengejar impian mereka.
Perjalanan menuju puncak memang penuh tantangan. Namun, dengan persiapan yang matang, dukungan keluarga, dan semangat juang yang tinggi, Dewi Aulia Rosano optimis dapat memberikan penampilan terbaiknya dan membawa pulang mahkota Miss Grand Indonesia 2025.
Keberhasilan ini nantinya akan membuka pintu baginya untuk mewakili Indonesia di kancah Miss Grand International yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand.
Peran Penting Kontes Kecantikan dalam Mempromosikan Budaya dan Pariwisata
Kontes kecantikan seperti Miss Grand Indonesia memiliki peran penting dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia. Para finalis seringkali menjadi duta pariwisata yang mengenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahtamahan masyarakat Indonesia kepada dunia. Dengan demikian, ajang ini tidak hanya tentang kompetisi individu, tetapi juga tentang membawa nama baik bangsa.
Universitas Sahid, misalnya, turut bangga dengan terpilihnya salah satu mahasiswi pariwisatanya sebagai finalis Miss Grand Tourism Indonesia Teen 2025. Hal ini menunjukkan bagaimana dunia pendidikan dan kontes kecantikan dapat saling bersinergi untuk menghasilkan generasi muda yang berprestasi dan berwawasan luas.

Di sisi lain, ajang seperti Miss Indonesia juga terus berjalan dengan tujuan yang sama, yaitu mencari duta bangsa yang mampu membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Finalis Miss Indonesia 2025 dari Kepulauan Riau, Regina Marvella, juga menjadi salah satu contoh perempuan muda yang berjuang mewakili daerahnya di panggung nasional.
Kisah perjuangan Dewi Aulia Rosano menuju Miss Grand Indonesia 2025 ini diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para generasi muda yang memiliki potensi dan semangat juang tinggi.
Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama bangsa di kancah global.
Malam puncak Miss Grand Indonesia 2025 akan menjadi saksi bisu perjuangan Dewi Aulia Rosano dan para finalis lainnya. Dukungan dari masyarakat Kepulauan Riau dan seluruh rakyat Indonesia akan menjadi motivasi terbesar bagi Dewi untuk memberikan penampilan terbaiknya dan meraih mimpi menjadi Miss Grand Indonesia 2025.
(Ardie)